Review Film SpongeBob Movie: Search for SquarePants – Petualangan Terbesar di Dasar Laut. The SpongeBob Movie: Search for SquarePants telah resmi rilis di bioskop pada 19 Desember 2025 oleh Paramount Pictures, dan kini sudah tersedia untuk beli atau sewa di platform digital sejak 20 Januari 2026. Film animasi ini, disutradarai Derek Drymon (yang juga terlibat sejak awal seri), menjadi installment keempat dalam seri film SpongeBob dan petualangan terbesar SpongeBob hingga kini. Dengan durasi sekitar 88 menit dan rating PG, cerita mengikuti SpongeBob yang ingin membuktikan dirinya sebagai “big guy” kepada Mr. Krabs dengan mengikuti Flying Dutchman—hantu bajak laut legendaris—ke kedalaman laut yang belum pernah dijelajahi. Suara asli kembali lengkap: Tom Kenny sebagai SpongeBob, Clancy Brown sebagai Mr. Krabs, Bill Fagerbakke sebagai Patrick, Rodger Bumpass sebagai Squidward, Carolyn Lawrence sebagai Sandy, dan Mr. Lawrence sebagai Plankton. Penambahan baru termasuk Mark Hamill sebagai Flying Dutchman, Regina Hall sebagai Barb, serta cameo dari Ice Spice, George Lopez, Arturo Castro, dan Sherry Cola. Setelah premiere di AFI Film Festival Oktober 2025, film ini langsung jadi favorit keluarga musim liburan dengan campuran humor absurd, aksi laut dalam, dan pesan positif tentang keberanian serta persahabatan. BERITA BASKET
Plot dan Tema Film SpongeBob Movie yang Menyenangkan: Review Film SpongeBob Movie: Search for SquarePants
SpongeBob merasa kurang dihargai sebagai karyawan Krusty Krab dan ingin membuktikan keberaniannya. Saat Mr. Krabs meminta bukti, SpongeBob memutuskan mengikuti Flying Dutchman—penjelajah hantu yang misterius dan swashbuckling—dalam petualangan seafaring. Bersama Patrick, Squidward, Sandy, dan teman-teman Bikini Bottom lainnya, SpongeBob menyelam ke dasar laut terdalam, menghadapi makhluk aneh, tantangan konyol, dan bahaya yang semakin gila. Flying Dutchman, voiced oleh Mark Hamill dengan nada teatrikal yang sempurna, menjadi mentor sekaligus sumber masalah utama.
Tema utama tetap setia pada esensi SpongeBob: optimisme tak tergoyahkan, nilai persahabatan, dan keberanian meski kecil. Ada elemen nostalgia dengan referensi ke film-film sebelumnya, tapi cerita ini terasa segar dengan eksplorasi dunia bawah laut yang luas dan visual baru. Ice Spice muncul dalam peran kecil sebagai dirinya versi Bikini Bottom, menyumbang lagu “Big Guy” yang catchy meski repetitif—tapi untungnya tidak mendominasi. Konfliknya ringan tapi menghibur, dengan banyak momen slapstick dan dialog absurd yang membuat anak-anak tertawa keras serta orang dewasa tersenyum mengenang masa kecil.
Visual, Animasi, dan Performa Suara Film SpongeBob Movie
Film ini menandai peralihan penuh ke 3D CG untuk tampilan layar lebar, dengan sentuhan painterly, palet warna segar, dan pencahayaan sinematik yang membuat Bikini Bottom terasa lebih hidup dan epik. Animasi detail pada tekstur spons, gelembung, dan makhluk laut dalam terlihat mengagumkan—terutama adegan chase di kedalaman gelap atau pesta di stadium bawah air. Efek visual mendukung humor visual khas SpongeBob, seperti transformasi konyol dan ekspresi wajah over-the-top.
Performa suara tetap jadi kekuatan utama. Tom Kenny masih membawa energi tak terbatas pada SpongeBob, membuat karakternya tetap endearing setelah 25+ tahun. Clancy Brown memberikan Mr. Krabs yang serakah tapi lucu, Bill Fagerbakke membuat Patrick jadi sidekick paling polos, dan Rodger Bumpass menyumbang sarkasme Squidward yang ikonik. Mark Hamill sebagai Flying Dutchman mencuri perhatian dengan suara dramatis dan karisma bajak laut. Penambahan Regina Hall sebagai Barb menambah dinamika baru, sementara cameo selebriti terasa organik dan tidak memaksa. Secara keseluruhan, chemistry antar karakter terasa hangat dan familiar, membuat penonton langsung nyaman seperti pulang ke rumah.
Kesimpulan
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants berhasil menjadi petualangan animasi keluarga yang menyenangkan dan penuh semangat. Ia tidak mencoba merevolusi formula, melainkan menyempurnakannya dengan visual lebih megah, humor yang lebih tajam, dan pesan sederhana tentang menjadi diri sendiri serta menghargai teman. Bagi penggemar lama, ini penuh nostalgia dan referensi halus; bagi anak-anak, ini tontonan penuh tawa dan warna. Kritikus memuji sebagai salah satu film SpongeBob terbaik sejak 2004, dengan kekuatan di animasi inovatif dan loyalitas pada karakter asli.
Kini tersedia di digital dengan bonus content lebih dari 20 menit—termasuk behind-the-scenes rekaman suara dan pembuatan Flying Dutchman—film ini wajib ditonton bersama keluarga. SpongeBob sekali lagi membuktikan bahwa kebahagiaan bisa ditemukan di tempat paling tak terduga, bahkan di dasar laut terdalam. Siapkah kamu kehilangan celana lagi? Karena petualangan ini benar-benar besar.

